Setelah Casemiro, Joshua Zirkzee menjadi nama terbaru yang dikabarkan ingin meninggalkan Manchester United pada akhir musim ini. Penyerang asal Belanda itu merasa peluang bermainnya tetap terbatas di bawah asuhan Michael Carrick. Keputusan ini muncul setelah Zirkzee gagal menembus tim utama dan hanya menjadi starter dalam empat pertandingan sepanjang musim.
Zirkzee sempat mendapat kesempatan bermain ketika Matheus Cunha dan Benjamin Sesko cedera pada November dan Desember 2025. Namun, setelah itu menit bermainnya kembali berkurang. Bahkan ia terakhir menjadi starter pada pertandingan kedua terakhir era kepelatihan Ruben Amorim pada akhir Desember 2025, dan diganti saat jeda babak pertama.
Pemain berusia 24 tahun itu sempat mempertimbangkan hengkang pada Januari 2026. Namun, pergantian pelatih dari Amorim ke Carrick membuat aktivitas transfer ditunda. Kini, Zirkzee diyakini bulat ingin pergi karena peluang bermainnya tetap tidak membaik di era Carrick.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Opsi Kembali ke Italia
Menurut laporan The Sun, Zirkzee membidik transfer musim panas dan kemungkinan besar kembali ke Italia. Sebelumnya, ia direkrut dari Bologna dengan nilai £36 juta sekitar 18 bulan lalu. Transfer kembali ke Serie A menjadi opsi realistis mengingat ia sudah familiar dengan kompetisi tersebut.
Selama di MU, Zirkzee mencetak sembilan gol dari 69 penampilan. Namun, performanya dinilai kurang meyakinkan sebagai penyerang nomor 9. Posisi lini depan kini lebih didominasi oleh Benjamin Sesko, sementara pemain seperti Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo lebih produktif di posisi alternatif.
Selain itu, Bruno Fernandes kembali menempati posisi gelandang serang di belakang striker di era Carrick, sehingga peran Zirkzee menjadi semakin terbatas. Semua faktor ini membuat opsi kembali ke Italia menjadi jalur yang menarik bagi sang penyerang.
Baca Juga: Neymar Digugat Mantan Koki karena Jam Kerja Ekstrem
Banyak Pemain yang Hengkang
Musim panas ini diperkirakan akan menjadi periode perombakan besar di Old Trafford. Casemiro sudah memastikan pergi saat kontraknya habis, dan MU tengah mencari pengganti dengan nama-nama seperti Adam Wharton dan Elliot Anderson.
Kontrak Harry Maguire juga akan habis beberapa bulan lagi, meski klub masih menegosiasikan perpanjangan. Sementara itu, Jadon Sancho dipastikan meninggalkan klub saat kontraknya selesai, dan Marcus Rashford diperkirakan akan mempermanenkan kepindahannya ke Barcelona setelah masa peminjaman.
Selain itu, Rasmus Hojlund dikabarkan akan bergabung secara permanen dengan Napoli jika klub Serie A tersebut lolos ke UEFA Champions League. Semua perubahan ini menunjukkan bahwa MU tengah mempersiapkan skuat baru musim depan dengan banyak pemain keluar dan masuk.
Tantangan dan Peluang Zirkzee
Kepergian Zirkzee dari MU bisa menjadi langkah penting untuk kariernya. Di Italia, ia memiliki kesempatan untuk tampil lebih reguler dan membangun kembali performa terbaiknya. Lingkungan yang familiar di Serie A diharapkan bisa memberikan rasa percaya diri yang lebih.
MU sendiri akan kehilangan opsi di lini depan, tetapi kepergian Zirkzee mungkin membuka ruang bagi pemain muda lain untuk menembus tim utama. Klub perlu menyesuaikan strategi untuk menghadapi rotasi pemain yang signifikan.
Bagi Zirkzee, transfer ke Italia bukan sekadar pindah klub, tetapi juga kesempatan membuktikan kemampuan di kompetisi yang sudah ia kenal sebelumnya. Jika berhasil, langkah ini bisa menjadi titik balik positif dalam karier penyerang Belanda tersebut. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita olahraga menarik lainnya di sportsnation360.com.
