Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengungkapkan bahwa Bukayo Saka “tidak nyaman” untuk memulai pertandingan saat timnya menghadapi Leeds United. Hal ini membuat Arteta menurunkan Noni Madueke sejak menit awal, yang kemudian memberikan kontribusi besar dalam kemenangan telak 4-0. Madueke memberikan assist untuk gol pembuka Martin Zubimendi dan membuat gol bunuh diri kiper Leeds, Karl Darlow, sehingga Arsenal unggul 2-0.

Arteta menekankan bahwa keputusan tersebut bersifat praktis dan untuk kebaikan tim. “Saat pemanasan, dia mengalami sedikit masalah; dia merasa tidak nyaman untuk memulai pertandingan, jadi kami langsung memutuskan untuk memasukkan Noni,” kata Arteta. Ia memuji kesiapan Madueke, yang hanya dalam beberapa menit mampu memberikan dampak signifikan bagi tim.
Keputusan ini menunjukkan fleksibilitas Arteta dalam mengatur tim dan mengutamakan performa tim daripada ego pemain. Saka sendiri tetap menjadi pemain kunci Arsenal, tetapi Arteta memastikan kesejahteraan dan kesiapan fisiknya menjadi prioritas.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Strategi Taktis Arteta Membawa Hasil
Selain perubahan Saka, Arteta memberikan kesempatan kepada Kai Havertz untuk bermain sebagai starter di Premier League untuk pertama kalinya dalam setahun. Havertz bergabung dengan Declan Rice dan Zubimendi di lini tengah, sementara kapten Martin Odegaard dan pemain baru Eberechi Eze duduk di bangku cadangan. Keputusan ini merupakan langkah taktis untuk menjaga keseimbangan lini tengah dan memberi energi baru di lapangan.
Pergantian taktis Arteta terbukti berhasil ketika Viktor Gyokeres menyambut umpan silang Gabriel Martinelli pada babak kedua untuk memastikan kemenangan 4-0. Hal ini memperlihatkan bahwa Arsenal mampu menjaga konsistensi di puncak klasemen, sekaligus menunjukkan kedalaman skuad yang mampu beradaptasi dengan cepat saat situasi mendesak.
Arteta menekankan bahwa keputusan terkait rotasi pemain selalu dipertimbangkan secara matang. Ia ingin semua pemain merasa siap dan memiliki peran yang jelas, baik sebagai starter maupun cadangan.
Baca Juga: Fulham Siap Menebus Ricardo Pepi Meski Cedera Parah
Odegaard dan Statistik Musim Ini

Arteta juga membela performa Odegaard musim ini, yang hanya mencetak satu gol dalam 24 pertandingan. Ia menekankan bahwa pemain Norwegia tersebut sering absen karena cedera dan menit bermainnya terbatas. “Dia bermain jauh lebih sedikit menit daripada musim-musim lainnya karena cedera tiga kali,” kata Arteta. Ia menegaskan bahwa pengaruh Odegaard akan kembali terlihat ketika ia memiliki kondisi fisik dan mental yang optimal.
Arteta menambahkan bahwa peran Odegaard dalam menyerang atau mundur ke belakang tergantung pada situasi. Ia menekankan pentingnya memberi kebebasan pada pemain untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka, sambil tetap menjaga strategi tim secara keseluruhan.
Arsenal Memperkuat Posisi di Puncak
Kemenangan 4-0 atas Leeds memperlebar jarak Arsenal di puncak klasemen menjadi tujuh poin. Arteta menilai hasil ini bukan sekadar soal angka, tetapi juga tentang kesiapan tim secara mental dan kemampuan pemain untuk mengeksekusi strategi. Keberhasilan Madueke, Gyokeres, dan Havertz menunjukkan bahwa Arsenal memiliki kedalaman skuad yang kuat, siap menghadapi pertandingan berat di masa depan.
Dengan fokus pada keseimbangan tim, kesiapan pemain, dan strategi taktis yang matang, Arsenal menunjukkan bahwa mereka masih menjadi kandidat kuat juara Liga Premier musim ini. Pendekatan Arteta yang fleksibel dan realistis memastikan semua pemain berperan optimal, baik di lapangan maupun dari bangku cadangan. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di sportsnation360.com.
