Federico Chiesa tidak dimainkan saat Liverpool menghajar Marseille 3-0 pada laga ketujuh fase grup Liga Champions 2025/2026. Winger asal Italia itu hanya duduk di bangku cadangan di Stadion Orange Velodrome, Kamis 22 Januari 2026 dini hari WIB.

Meskipun tanpa Chiesa, Liverpool tetap tampil dominan. Dominik Szoboszlai membuka gol pada menit tambahan babak pertama, kemudian gol bunuh diri Geronimo Rulli menambah keunggulan, dan Cody Gakpo menutup kemenangan di menit akhir pertandingan. Hasil ini membuat Liverpool semakin dekat lolos ke babak 16 besar.
Dengan posisi saat ini di peringkat keempat klasemen grup, Liverpool unggul dua poin dari Chelsea di peringkat kelima. Kemenangan terakhir melawan Qarabag di Anfield pada 29 Januari cukup untuk memastikan kelolosan langsung, tanpa perlu play-off.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Cedera Menjadi Alasan Utama
Manajer Liverpool, Arne Slot, menjelaskan alasan Chiesa tidak bermain. Sebelum pertandingan, Chiesa mengalami cedera ringan saat latihan. Meskipun cedera ini tidak dianggap jangka panjang, kondisi fisiknya belum cukup fit untuk tampil di laga tandang.
“Dua atau tiga menit setelah kalian meninggalkan latihan kemarin, dia keluar dari latihan,” ujar Slot. Tim medis Liverpool tetap membawa Chiesa ke Prancis agar bisa mendapatkan perawatan di tempat.
Slot menambahkan, Chiesa sempat mencoba bermain saat pemanasan, namun akhirnya kondisi fisiknya tidak memungkinkan. Keputusan ini dilakukan demi menjaga keselamatan pemain dan mencegah cedera bertambah parah.
Baca Juga: Liverpool Gagal Manfaatkan Dominasi, Ditahan Imbang Burnley di Anfield
Target Menghindari Play-off

Arne Slot menekankan pentingnya mengamankan kelolosan langsung ke babak 16 besar. Liverpool ingin menghindari play-off karena kedalaman skuad musim ini terbatas. Banyak pemain utama yang terus dimainkan, sehingga energi dan kondisi fisik menjadi perhatian utama.
Dalam 13 pertandingan terakhir, Liverpool hanya tertinggal selama 54 menit secara total. Meskipun sering unggul, Slot menyadari bahwa penggunaan pemain yang sama secara terus-menerus bisa memengaruhi performa tim dalam jangka panjang.
Keputusan menahan Chiesa juga bagian dari strategi menjaga pemain kunci tetap fit untuk pertandingan penting lainnya. Mengamankan posisi langsung di fase gugur menjadi prioritas demi memaksimalkan peluang di Liga Champions.
Kedalaman Skuad Jadi Tantangan
Musim ini, Liverpool menghadapi keterbatasan rotasi pemain. Banyak starter utama yang bermain hampir tanpa jeda, sehingga risiko kelelahan dan cedera meningkat. Hal ini membuat manajemen Slot harus cermat dalam penggunaan pemain. Chiesa menjadi contoh bagaimana tim harus bijak menangani cedera ringan. Mengambil risiko memainkan pemain yang belum pulih sepenuhnya bisa berakibat fatal di pertandingan mendatang.
Dengan kemenangan atas Marseille, Liverpool berhasil menjaga peluang lolos langsung ke fase gugur. Namun, tantangan kedalaman skuad tetap menjadi pekerjaan rumah bagi Slot dan tim untuk menjaga performa hingga akhir musim. Selalu ikuti informasi terupdate dan terpercaya yang telah kami rangkum seputar sport global menarik lainnya hanya di
